Embung Grigak, Girikato, Kecamatan Panggang
Embung ini dibangun untuk mengatasi persoalan kelangkaan air untuk pertanian penduduk sekitar. Namun seiring waktu embung ini dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Apalagi lokasinya hanya berjarak 40 meter dari bibir Pantai Grigak. Berikut selengkapnya:
Embung Grigak dibangun oleh badan filantropi The Coca-Cola Company dengan melibatkan Yayasan Obor, komunitas Eco Camp Mangun Karsa, serta para pemangku kepentingan di pemerintah tingkat desa hingga kecamatan.
Embung ini diresmikan operasionalnya pada 25 Mei 2021 oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Perwakilan komunitas Eco Camp Mangun Karsa, Paulus Wiryono Priyotamtama mengatakan bahwa wilayah di sekitar embung memang termasuk wilayah sulit air. Oleh karena itu dahulu pada tahun 1980-an Romo Mangun, tokoh rohaniawan asal Yogyakarta, berupaya menangani kebutuhan air di desa tersebut.
Akses untuk bisa sampai ke Embung Grigak ini belum sepenuhnya berjalankan aspal, masih ada beberapa titik yang menggunakan cor blok bahkan hanya batuan kapur. Akan tetapi kendaraan seperti mobil masih bisa melewati jalan tersebut.
Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap, seperti banyaknya gazebo yang bisa digunakan pengunjung untuk beristirahat, toilet umum dan tampak juga stand-stand sedang dibangun yang nantinya akan bisa digunakan warga sekitar untuk berjualan.
Namun untuk tempat parkir sendiri belum memiliki tempat yang pasti. Hal ini disebabkan para pengelola setempat belum menempatkan lokasi yang bisa digunakan sebagai lahan parkir
Pembangunan Embung Grigak bukan hanya ditujukan sebagai destinasi ekowisata baru, namun juga ditujukan untuk membantu pengairan perkebunan tanaman hortikultura yang terletak di sekitar Embung Grigak.
No comments for "Embung Grigak, Girikato, Kecamatan Panggang"
Post a Comment